Selamat memasuki babak baru dalam proses penerimaan mahasiswa baru pada seluruh PTN yang terhimpun dalam SNMPTN 2010. Pasalnya, mulai saat ini penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri jalur SNMPTN harus melakukan pendaftaran secara ONLINE. Mulai dari pembelian formulir yang dilaksanakan pada seluruh cabang Bank Mandiri se Indonesia, baik melalui ATM, Internet Banking dan Setoran tunai.
Fenomena yang sangat jarang sekali bisa kita saksikan, suasana kampus yang sangat sepi pada saat penerimaan mahasiswa baru digelar. Biasanya ribuan calon mahasiswa berjubel pada loket-loket penukaran bukti pembayaran dengan formulir pendaftaran calon mahasiswa baru, namun kini hal tersebut tidak terlihat lagi. Banyak pegawai administrasi yang biasanya sibuk melaksanakan tugas sebagai panitia penjualan formulir tidak dilibatkan lagi dalam kegiatan tersebut, suatu hal yang positif mengurangi biaya pengeluran. Sungguh, banyak sekali hal-hal yg terjadi tidak seperti biasanya kita jumpai sejak ditetapkannya Pendaftaran SNMPTN 2010 kali ini secara ONLINE.
Hal-hal yang patut menjadi perhatian semua pihak adalah kebutuhan informasi secara menyeluruh tentang proses pendaftaran SNMPTN tersebut. Banyak calon mahasiswa yang berasal dari daerah tidak mengetahui bahwa pendaftaran SNMPTN 2010 kali ini dilaksanakan secara ONLINE, belum lagi banyak diantara mereka yang masih buta tentang internet. Sehingga banyak diantara mereka yang mengurungkan niat untuk melakukan pendaftaram secara ONLINE. Belum lagi di beberapa kampus yang ditunjuk sebagai panitia penyelenggara tidak menyediakan petugas khusus bagian informasi kegiatan SNMPTN 2010, namun hanya memberikan petunjuk yang ditempelkan pada papan pengumuman.
Ironis memang melihat fenomena tersebut, namun suka tidak suka Pendaftaran SNMPTN 2010 secara ONLINE harus tetap dilaksanakan meskipun banyak pihak yang merasa dirugikan akibat suatu system yang terlalu dipaksakan tanpa menghitung keuntungan dan kerugian bagi semua pihak.
Silahkan ditelisik lebih jauh proses pendaftaran SNMPTN 2010 secara ONLINE siapa yang diuntungkan dan siapa yang dirugikan..
Semoga hal tersebut dapat menjadi pelajaran yang berharga bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan dalam sistem akademik, tidak hanya memaksakan system yang dibuat harus berjalan sesuai dengan target dan keinginan pemerintah saja. Alangkah mulianya seandainya implementasi system tersebut dilaksanakan setelah informasi dan sosialisasi dapat diterima oleh seluruh pihak terutama pada seluruh calon mahasiswa baru jauh hari sebelumnya.
0 komentar:
Poskan Komentar